apa jadinya kalau untuk mengunyah saja dilakukan dengan berpikir, bukan dengan refleks?
ritual makan akan menjadi pekerjaan yang melelahkan bukan?
karena disaat makan yang biasanya menjadi waktu beistirahat kita, kita pun harus berpikir untuk melakukan kunyahan-kunyahan (yang kalau menurut teori harus dilakukan 40x kunyahan sebelum makanan itu benar-benar halus)
lagi-lagi, Tuhan telah membuktikan kuasaNya dan Maha menciptakanNya. :)
No comments:
Post a Comment